Tekan Kasus Kekerasan Anak, DKBPPPA Kabupaten Serang Masifkan Sosialisasi Hingga ke Sekolah 

SERANG,- Pemerintaah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang terus melakukan sosialisasi untuk menekan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memberikan informasi tentang cara mencegah serta menangani kasus kekerasan di wilayah Kabupaten Serang.

Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang Encup Suplikah mengatakan, pihaknya rutin melaksanakan sosialisasi ke sekolah maupun desa terkait. Tujuannya, agar anak-anak, perempuan dan orangtua yang mengalami, diharapkan segera melaporkan ke aparat kepolisian maupun DKBPPPA Kabupaten Serang.

“Kami selalu rutin melaksanakan sosialisasi ke sekolah maupun desa, supaya anak-anak dan perempuan, serta orangtua yang mengalami maupun yang melihat, jangan takut untuk segera melaporkan ke aparat kepolisian maupun DKBPPPA Kabupaten Serang,” kata Encup, Senin (28/07).

Menurut Encup, kasus kekerasan seksual di Kabupaten Serang cukup tinggi. Semua kasus yang dilaporkan, sudah ditangani dan didampingi. Apabila ditemukan sesuatu pada korban, maka langsung dibawa ke RS dan dikonsultasikan dengan psikolog. Korban rata – rata remaja, anak usia 18 tahun kebawah.

“Tahun ini dari Januari sampai Mei, terdapat 35 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang terjadi di Kabupaten Serang. Paling banyak, laporannya dialami oleh anak dibawah umur, dan pelakunya didominasi oleh orang terdekat seperti keluarga maupun tetangganya,” ujar Encup.

Program sosialisasi juga akan diintensifkan hingga ke tingkat sekolah yang rencananya didanai melalui anggaran perubahan. Tujuannya adalah memberikan pemahaman dini kepada anak mengenai batasan hal yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan.

“Kami juga telah memberikan sosialisasi kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat. Penguatan di dalam keluarga ini harus kuat, karena memang rata-rata pelaku merupakan orang terdekat yang berada di rumah,” tambahnya.

Selain itu, Pemkab Serang juga melakukan bimbingan teknis (Bimtek) dan mengoptimalkan wadah yang sudah ada seperti Forum Anak serta Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) untuk membentengi generasi muda dari ancaman kekerasan. (ADV)

Baca Juga:

bantennavigasi.com