Bappeda Lakukan Pembahasan Readiness Criteria Untuk Penanganan Kawasan Kumuh di Kota Tangerang

KOTA TANGERANG,- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang menggelar Rapat koordinasi pembahasan penyusunan Readiness Criteria untuk penanganan kawasan kumuh di kota Tangerang. Rapat ini berlangsung di ruang rapat Bappeda kota Tangerang, Senin (04/08).
Kepala Bappeda Kota Tangerang Dr. Hj. Yeti Rohaeti mengatakan, rapat ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Pemerintah Daerah dalam menangani masalah kawasan kumuh yang ada di Kota Tangerang, termasuk pemenuhan persyaratan dan kelengkapan dokumen yang diperlukan.
“Rapat ini juga untuk memastikan kesiapan kota Tangerang dalam melaksanakan program penanganan kawasan kumuh sesuai dengan target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2025-2029,“ kata Yeti.

Dalam pembahasannya, pihaknya menyoroti aspek dan kriteria utama dalam peningkatan kualitas permukiman kumuh dengan melibatkan identifikasi dan penilaian faktor-faktor yang menentukan kesiapan suatu kawasan untuk menerima intervensi penanganan.
“Termasuk kondisi bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan sistem air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah pengelolaan persampahan dan sistem proteksi kebakaran,“ jelasnya.
Rapat ini juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan berkeadilan dengan target menekan angka kekumuhan melalui pendekatan terencana dan kolaboratif.
Terakhir, Yeti berharap, dengan pembahasan ini dapat menjadikan tercapainya kesiapan semua aspek yang diperlukan sebelum pelaksanaan program penanganan kawasan kumuh, sehingga program tersebut dapat berjalan efektif dan efisien.
“Dengan dukungan POKJA PKP (Kelompok Kerja Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman) dan stakeholders, Pemkot Tangerang akan berusaha menciptakan lingkungan permukiman yang layak uni dan sehat bagi masyarakat,” tutupnya. (ADV)







