DPUPR Kabupaten Serang Bangun 24 Sumur Bor Untuk Atasi Stunting

SERANG,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang bakal bangun 24 sumur bor. Rencana ini dilakukan untuk mengatasi masalah kekeringan dan stunting di daerah tersebut.
Kepala Bidang Sanitasi dan Air minum pada DPUPR Kabupaten Serang, Mochamad Ronny Natadipraja mengatakan, pembangunan sumur bor tersebut akan tersebar di desa-desa khususnya pada daerah yang masuk dalam lokus stunting
“Tahun ini temanya berfokus ke desa-desa stunting dalam rangka menurunkan stunting di desa tersebut. Di desa-desa yang masuk dalam lokus stunting,” katanya, Selasa (10/06).
Ia mengatakan, untuk program penyediaan air minum bagi masyarakat terdiri dari pengeboran, pemasangan chasing, pembangunan menara air hingga pembuatan sambungan hingga ke rumah-rumah warga yang ada di sekitar lokasi.
“Jadi termasuk juga membuat tampungan toren air, kemudian pipanisasi untuk penyaluran sampai ke rumah-rumah hingga pembuatan SR saluran rumah,” tegasnya.
Ronny mengatakan, program tersebut disalurkan melalui program Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dengan yang difokuskan di lokus-lokus stunting di Kabupaten Serang. Dimana, proses pengelolaannya akan diserahkan kepada masyarakat.
“Setelah dibangun pengelolaannya dilimpahkan ke masyarakat, dihibahkan. Sehingga Sebelum pembangunan biasanya kita mensyaratkan desa yang mendapatkan bantuan untuk membentuk kelompok pengelola namanya KPSM, kelompok pengelola sarana pembangunan,” ujarnya.
Diketahui, sejak tahun 2008 hingga tahun 2024, ada sekitar 300 titik Pamsimas yang sudah dibangun oleh Pemkab Serang. Program tersebut bisanya digulirkan dengan tema-tema yang berbeda di setiap periodenya. (ADV)







