Dinsos Kota Serang Gelar Bimtek Penerima Bantuan RTLH Tahun 2024

KOTA SERANG,- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang menggelar kegiatan bimbingan teknis penerima bantuan dana RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) tahun 2024 Kamis, (25/07).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Serang Awang Saputra, anggota komisi II DPRD Kota Serang Saipulloh,perwakilan Bank BJB KCK Banten serta para penerima manfaat di wilayah Kota Serang.

Pj Walikota Serang, Yedi Rahmat mengungkapkan kegiatan bimbingan teknis tersebut dilakukan untuk mematangkan teknis pelaksanaan RTLH serta membantu masyarakat untuk mempunyai rumah layak huni sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.

“Kegiatan bimtek yang dilakukan ini bertujuan untuk mematangkan secara teknis pelaksanaan RTLH dan juga membantu masyarakat untuk mempunyai rumah layak huni,” kata Yedi

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Awang Saputra mengungkapkan pihaknya menyerahkan bantuan kepada 18 penerima manfaat bantuan RTLH tahun 2024 sebesar 15 juta rupiah yang dapat digunakan untuk perbaikan rumah.

“Masyarakat yang berhak menerima RTLH berjumlah 18, seperti disaksikan tadi kami menyerahkan bantuan dari Pemkot Serang sekitar 15 juta. Kami bersama DPRD Kota Serang akan mendukung masyarakat yang membutuhkan bantuan”, kata Awang.

Awang juga mengungkapkan, pihaknya akan membangun 23 RTLH di Kecamatan Walantaka, yang akan dibangun tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kedepan kami akan membangun 23 RTLH di Kecamatan Walantaka, yang akan dibangun tanpa uang APBD. Tapi uang itu belum kami terima, tapi surat sudah kami luncurkan untuk pembangunan 23 RTLH khusus di Kecamatan Walantaka,” ungkapnya.

Awang juga mengungkapkan, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman untuk melakukan sinkronisasi data rumah layak tidak huni. Awang juga meminta tim survey harus melihat kondisi real di lapangan, agar program bantuan RTLH betul-betuk diterima oleh keluarga yang membutuhkan

“Agar data antara Dinsos dan Perkim itu sinkron. Jadi kita untuk membangun rumah itu datanya komplit dan menjadi satu data yang jelas dan diterima oleh keluarha yang betul betul membutuhkan juga”, ujarnya mengakhiri. (ADV)

Baca Juga:

bantennavigasi.com