Dinas Perikanan Tangerang Sosialisasikan Desa Mandiri Pangan di Desa Klebet

TANGERANG,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Perikanan (Diskan) mengelar sosialisasi Desa Mandiri Pangan (Demapan) kepada sejumlah kelompok usaha masyarakat setempat, di Aula Kantor Desa Klebet Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 27 Februari 2026.
Kepala Diskan Kabupaten Tangerang Rudi Hartono yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikana Rasidi Pohan menyampaikan bahwa Demapan ini merupakan program yang telah dicanangkan oleh Bupati sebagai program prioritas daerah dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat.
“Program desa mandiri pangan ini merupakan program unggulan Pak bupati. Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rasidi.
Program ini mencakup sosialisasi potensi usaha pengolahan ikan berbasis kelompok “Program Unggulan Desa Mandiri Pangan”. Melalui kegiatan ini, Rasidi berharap masyarakat desa mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, manfaat program ini tidak hanya sebatas peningkatan ekonomi, tetapi juga berdampak pada Peningkatan gizi keluarga, penguatan ekonomi rumah tangga, Perkembangan desa, Ketahanan pangan berkelanjutan, Pelatihan dan Monitoring Berkelanjutan.
“Setelah sosialisasi ini kami akan melaksanakan kegiatan pelatihan olahan ikan yang nanti agendakan di bulan April 2026. Nanti kita hadirkan narasumber di desa ini untuk memberikan pelatihan secara langsung praktik membuat olahan ikan,” jelasnya.
Terdapat lima lokasi khusus (Lokus) penerima manfaat Desa mandiri pangan pengolahan ikan tahun 2026 di antaranya Desa Kali Asin, Kecamatan Suka Mulya, Desa Pengenjahan, Kecamatan Kronjo, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk dan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis pengolahan ikan dapat menjadi sektor unggulan desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
“Kami berharap program ini dapat diterima oleh masyarakat dengan baik. Kemudian ada dukungan dari pemerintah desa untuk mensukseskan program ini sehingga apa yang dicanangkan oleh pak bupati dalam program demapan ini dapat terwujud,” tutupnya. (ADV)







