DBMSDA Tangerang Targetkan Pembangunan Jalan Cisauk Selesai November

KAB TANGERANG,- Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menyebutkan pembangunan “flyover” atau jalan layang di Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang, Banten, akan rampung pada November 2023.
“Proyek pengurai kemacetan seperti Flyover Cisauk itu akan selesai November, dan hitungannya ini sudah 100 persen,” Kata Iwan saat dikonfirmasi di Tangerang, Rabu, (18/10)
Ia menjelaskan bahwa proyek jalan layang menjadi prioritas program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023 Kabupaten Tangerang.
“Pembangunan proyek ini memang masuk di anggaran tahun 2023. Saya berharap masyarakat Cisauk, Pagedangan dan sekitarnya bisa ikut mendukung percepatan program pembangunan flyover Cisauk ini. ” katanya.

Dirinya juga menyebutkan, alokasi anggaran pembangunan dan pengadaan tanah untuk Jalan Layang Cisauk sekitar Rp200 miliar dengan masa pelaksanaan 395 hari kerja.
Jalan layang tersebut memiliki panjang 1,09 kilometer (km) di mana panjang jembatan 525 meter, dengan dua lajur masing-masing memiliki lebar 5,5 meter.
“Pembangunan ini diproyeksikan akan selesai pada September 2023 mendatang,” kata Iwan
Menurut dia, pembangunan Jalan Layang Cisauk tersebut dibangun untuk mengurai kemacetan serta memberikan kenyamanan, keamanan dan keselamatan bagi masyarakat pengendara.
“Saya mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat setelah ‘flyover’ Cisauk selesai dibangun karena sangat penting sebagai sarana transportasi dan memperlancar mobilitas masyarakat,” kata dia.
Iwan mengatakan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan daerah merupakan suatu terobosan baru yang digagas oleh Bupati Tangerang.
“Ini merupakan langkah terobosan Pak Bupati yang terbilang berani karena keputusan ini tidak mudah dan perlu keberanian,” ucapnya.
Dirinya mengatakan, Penyelesaian pembangunan Jalan Layang Cisauk, tersebut tidak hanya jaringan jalanya saja yang dibangun, tetapi juga membangun pedestrian jalan.
“Kami mohon masyarakat bersabar dan mohon maaf atas kemacetan serta ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pembangunannya,” ujarnya mengakhiri (ADV)







