Dinsos Kota Serang Lakukan Verifikasi Kelayakan Penerima Bantuan PMKS

KOTA SERANG,- Pastikan penerima kesejahteraan sosial tepat sasaran, Dinas Sosial Kota Serang gelar kegiatan verifikasi dan validasi data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Saung Ririungan linkungan Kelapa Dua, Kota Serang, Selasa (23/04)

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Serang Yedi Rahmat, Kepala Dinas Sosial Kota Serang Toyalis serta Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan daerah Kota Serang Ina Linawati.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Serang turut me gapresiasi seluruh operator kelurahan yang hadir begitu antusias yang membuktikan dalam mendata dan memvalidasi data penerima kesejahteraan masyarakat berjalan sesuai.

“Alhamdulillah, kegiatan hari ini antusias dan cukup banyak. Saya harap dengan terselenggaranya kegiatan ini, seluruh penerima manfaat kesejahteraan bisa tepat dengan sasaran dan sesuai dengan kebutuhan” ucap Pj Wali Kota Serang Yedi Rahmat

Selain itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Serang Yedi Rahmat juga mengatakan bahwa Kedepan Pemerintah Kota Serang akan terus menguatkan koordinasi dengan kementerian sosial terkait kesejahteraan sosial yang sudah digadang gadangkan oleh Kementerian Sosial.

“Tujuannya tidak lain adalah untuk sinergitas dan juga untuk penambahan program. Misalnya apa saja yang harus dinsos atau pemerintah Kota Serang lakukan,” tutup Pj Wali Kota Serang Yedi Rahmat

Menambahkan hal serupa Kepala Dinsos Kota Serang Toyalis berharap melalui bimtek yang diselenggarakan ini, para pendamping sosial dilingkungan Dinas Sosial Kota Serang dan operator se-kota Serang mampu melakukan verifikasi dan validasi data sesuai dengan daerah yang diembannya.

“Agar seluruh penerimaan bantuan tepat sasaran dan mampu pula dipertanggung kan, sehingga saya harap seluruh operator harus siap dan fokus dalam tugas,” kata Toyalis.

Toyalis juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa pendamping PMKS mulai dari pendamping Lansia, Disabilitas, anak telantar, dan lain-lain. Hal itu agar data yang di input tepat sasaran.

“Mereka lebih tau dibawah dan paham, kriteria miskin seperti apa bahkan ekstrim juga. Yang penting yang masuk data DTKS yang mereka input tepat sasaran”, tutupnya. (ADV)

Baca Juga:

bantennavigasi.com