DPRD Kota Serang Sampaikan Pandangan Umum Raperda Perubahan APBD 2025

KOTA SERANG,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Pembahasan Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang Tahun 2025, Rabu (16/10)
Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman menyampaikan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari nota keuangan yang diserahkan Pj Wali Kota Serang pada rapat paripurna sebelumnya. Selanjutnya, Muji Rohman mempersilakan tiap fraksi untuk menyampaikan pandangan umumnya terkait hal tersebut.
“Perlu saya sampaikan untuk pemandangan umum fraksi-fraksi, apakah bapak/ibu sampaikan secara tertulis?,” tanyanya pada anggotanya.
Secara umum, anggota DPRD Kota Serang secara tertulis mengatakan setuju atas nota keuangan yang telah diserahkan. Setelah itu, masing-masing fraksi dari Golkar, Gerindra, Nasdem, Demokrat, PKS, PDI-P, PKB, PAN, dan PPP menyerahkan pandangan umum atas Raperda APBD Tahun 2025.
“Terima kasih kami sampaikan kepada masing-masing fraksi yang telah menyampaikan pemandangan umumnya terhadap pembahasan Raperda APBD Kota Serang Tahun Anggaran 2024,” tutupnya.
Selanjutnya, Muji menyampaikan bahwa rapat tersebut akan dilanjutkan dengan mendengarkan jawaban Walikota Serang terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Serang terkait Pembahasan Raperda Perubahan APBD Kota Serang Tahun 2025 pada Kamis, (17/10).
“Demikian telah kita ikut bersama penyampaiannya pandangan dari fraksi-fraksi DPRD Kota Serang dan kami mengundang kembali rapat paripurna agenda tanggapan dan/atau jawaban Pj Wali Kota Serang, Kamis 17 Oktober pukul 14.00 wib,” tutup muji.
Sementara itu, Penjabat Walikota Serang, Nanang Sarfudin mengungkapkan, komposisi rancangan perubahan APBD tahun 2025 terdiri atas pendidikan 20 persen, kesehatan 10 persen, infrastruktur dan pelayanan publik, serta sosial dan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah dari masing-masing fraksi mengapresiasi beberapa hal misalnya kita sudah alolasikan pendidika 20 peraen, kesehatan 10 persen, infrastruktur dsn lain sebagainga,” tutup Nanang (Nani)







