Ribuan Anak Yatim Piatu di Kota Serang Terima Bansos Atensi dari Kemensos RI

KOTA SERANG,- Sebanyak 1.436 anak Yatim Piatu (YAPI) di Kota Serang menerima Bantuan Sosial (Bansos) Atensi dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Penyaluran secara simbolis oleh Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia pada Jumat (09/05).
Dalam kegiatan pendistribusian tersebut, turut hadir Plh Dinsos Kota Serang dr. Awang, Manajer Bisnis perwakilan Bank Mandiri Cilegon Dedi, serta para Pendamping Resos (Relawan Sosial) Kemensos RI.
Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia menyampaikan, hingga saat ini sudah sebanyak 900 anak telah menerima bantuan tersebut.
“Tadi simbolis penyerahan Bansos Atensi YAPI, sekitar 1.436 YAPI dan sampai bulan April baru sekitar 900-an yang sudah cair, sisanya on proses,” ujarnya.
Agis mengatakan, berdasarkan data, jumlah anak yatim piatu di Kota Serang mencapai sekitar 4.000 orang. Artinya, masih banyak yang belum terakomodasi dalam program Kemensos tersebut.
Namun demikian, dirinya memastikan bahwa pemerintah daerah juga akan menyiapkan program bantuan pangan sebagai upaya membantu anak-anak yang belum mendapatkan bantuan dari Kemensos.
“Jadi PR sisanya, kita akan coba mencari solusi untuk bisa diperhatikan. Yang jelas, yang belum kebagian nanti kita ada program bantuan pangan. Nanti akan kita fokuskan YAPI yang belum tercover Bansos dari Kemensos RI,” jelas Agis.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Serang, Adhan Ramdhan, mengungkapkan bahwa jumlah penerima manfaat tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu sekitar 886 anak, dan tahun ini 1.436. Signifikan memang kenaikannya, penambahannya luar biasa,” tuturnya.
Adhan menambahkan bantuan ini berupa uang tunai sebesar Rp200.000 per bulan. Dana tersebut disalurkan langsung ke rekening pribadi masing-masing anak, yang sebelumnya telah dibuatkan oleh pendamping dari Kementerian Sosial.
“Kita mempunyai data by name, by address, by rekening yang kita berikan ke Kemensos. Dan langsung masuk ke rekening anaknya. Ini tidak ada potongan, kalau ada yang motong haknya anak yatim piatu, itu Dzolim dan akan ditindak,” tegasnya.
Diketahui, dari total 1.436 penerima manfaat di tahun 2025, sebanyak 907 anak telah menerima Bansos, dengan 235 di antaranya disalurkan pada hari Jumat. Sementara itu, sisanya sekitar 200 anak masih dalam proses pencairan. (ADV)







