Gandeng DKP Kota Tangerang, Universitas Mercu Buana Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pengabdian Masyarakat

KOTA TANGERANG,- Mahasiswa Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang untuk memperkuat ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan, di Aula Lantai 4 Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Jum’at (24/04/2026).

Rona Tumiur Mauli Caroline Simorangkir, Ketua Pengabdian Masyarakat Universitas Mercu Buana menyampaikan, dalam kegiatan ini, pihaknya bekerja sama dengan DKP Kota Tangerang dan Kementerian Pertanian Kota Tangerang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh 35 Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Tangerang.

“Kami ingin mengadakan pelatihan untuk memperkuat usaha KWT di kota Tangerang. Dalam pelatihan ini, kami bekerja sama dengan DKP kota Tangerang dan kementerian pertanian kota Tangerang” kata Rona

Adapun pelatihan ini diisi dengan pemaparan materi dan diskusi interaktif yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola keuangan usaha tani, meningkatkan pendapatan serta memastikan ketersediaan pangan mandiri secara berkelanjutan.

Program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan praktik manajemen keuangan ini bertujuan untuk memberikan edukasi, agar para petani dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun memberikan apresiasi tinggi dan terima kasih atas inisiasi program pengabdian masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan lokal. Kegiatan ini dinilai sangat membantu gerak cepat pemerintah dalam mendukung swasembada pangan.

“Pengabdian ini merupakan bagian dari sinergi Pentahelix untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dari hulu hingga hilir,” ucap Muhdorun.

Dalam memperkuat ketahanan pangan, DKP Kota Tangerang juga meluncurkan program layanan Bentor Pangan Bang Sama (Sahabat Masyarakat) untuk memberikan kemudahan akses gampang sembako bagi masyarakat. Melalui bentor pangan ini, warga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Komoditas utama yang kami sediakan saat ini adalah beras, karena merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Ke depan, secara bertahap akan kami lengkapi dengan komoditas lain seperti gula dan minyak goreng,” jelasnya

Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta terwujudnya kelompok tani yang berkelanjutan yang mampu berkontribusi nyata dalam ketahanan pangan. “Serta mengubah kelompok tani menjadi penggerak ekonomi yang berorientasi agribisnis” tutupnya. (ADV)

Baca Juga:

bantennavigasi.com